Kamis, 18 Februari 2016

Spion Selfie

Saat berangkat ke tempat kerja tadi pagi, iseng-iseng saya perhatikan letak pemosisian arah hadap spion motor pada motor di jalan. Ada yang sedikit menarik ketika saya menjumpai motor yang umumnya dinaiki oleh remaja dan anak-anak sekolahan. Beberapa dari mereka menyesuaikan arah salah satu spion motornya agar menghadap ke wajahnya, bahkan ada yang kedua spionnya dihadapkan ke wajah (biasanya disertai dengan gaya menggenggam setir dengan tangan terbalik), entah tujuannya untuk apa, mungkin agar mereka tetap bisa bercermin setiap saat, jadi semacam menyelam sambil minum es degan gitu.

Spion kiri menghadap ke wajah

Salah satu hal kecil yang sangat remeh dan mungkin kita semua akan berpikir itu tindakan yang lumrah, mau dihadapkan ke bawah, ke atas atau ke depan, asalkan yang terpasang pada motor adalah dua spion aslinya maka hal tersebut sudah dirasa aman (mungkin maksudnya aman dari tilang). 

Gambar dari Kaskus
Bagaimana jadinya kalau nanti akan ada motor yang dilengkapi dengan fitur selfie, akankah mereka memasang spion lebih dari satu? dan mengarah ke rambut, leher, baju dan celana agar bisa terus bercermin dan tetap tampil cantik setiap saat. (Maaf, ngayal berlebihan, hehehe).

Manfaat spion yang sedikit bergeser dari yang mulanya untuk membantu memantau kondisi di bagian samping kanan-kiri kendaraan, beralih menjadi alat bercermin membuat kita sedikit miris, mengingat yang dinomorsatukan adalah penampilan, bukan keselamatan. 

Sekecil apa pun manfaat spion atau perangkat keselamatan lain yang ada pada kendaraan, kalau digunakan dengan optimal, pasti akan dapat membantu kita agar tetap aman saat berkendara.

Semoga bermanfaat.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar