Sabtu, 01 Agustus 2015

Lumrahnya Perilaku Membahayakan saat Berkendara

Pagi tadi saya melakukan perjalanan pulang dari Malang ke Kediri menggunakan motor Vespa. Padatnya lalu lintas tiap akhir pekan di kota Malang & Batu memang sedikit membuat khawatir, begitu juga saat sudah masuk Kediri. Namun hal lain yang juga sangat membuat was-was saat berkendara, terlebih lagi saat mengendarai motor tua salah satunya adalah para perilaku pengendara dan pengguna jalan raya yang membahayakan namun sudah menjadi kebiasaan dan dianggap lumrah.

Beberapa perilaku berikut banyak saya jumpai di jalan, di antaranya:

1. Mepet banget
Banyak sekali pengendara yang mepet dengan bagian belakang motor Vespa saya, sedikit was-was rasanya tiap akan mengerem atau memperlambat laju motor.

2. Memotong lajur
Tadi saya menjumpai pengendara yang menyeberang dari lajur kiri dengan langsung memotong ke lajur kanan dan melalui tepat di depan motor saya yang sedang melaju. Beruntung tidak ada kontak yang terjadi, karena pengendara tersebut tidak mengenakan helm dan pakaian yang tidak memadai untuk dipakai berkendara.

3. Berhenti mendadak & tidak menepi
Mendadak berhenti dan sama sekali tidak menepi merupakan perilaku yang sering kali saya lihat dilakukan oleh pelajar dan pengendara di bawah umur, namun banyak juga orang dewasa yang juga melakukannya. Sering dijumpai di pusat-pusat keramaian seperti sekolah, pasar, ruko atau pusat perbelanjaan lain.

4. Mengaktifkan lampu sein mendadak dan langsung berbelok, menyeberang atau putar balik
Di antara tiga perilaku di atas, kebiasaan ini adalah yang sedikit lebih sering saya jumpai dan alami, baik kendaraan bermotor atau tidak bermotor. Meski sudah menjaga jarak dengan kendaraan di depan, namun rasa kaget tetap membuat was-was, karena terkadang ada juga yang kembali masuk ke lajur lagi karena tidak jadi menyeberang, atau putar balik.

Masih terdapat banyak lagi perilaku-perilaku membahayakan lain di antaranya, menggunakan ponsel saat berkendara, mengendarai motor berjajar sambil ngobrol, dll, namun alhamdulillah sudah tidak terlalu sering saya jumpai dan alami seperti 4 perilaku di atas.

Edukasi berkendara memang sedikit kurang di hampir semua daerah di Indonesia karena satu dan lain hal, namun sejak kecil kita semua pasti sudah dididik tentang adab menghormati orang lain yang teramat sangat dapat kita terapkan dalam berlalu-lintas sehingga tercipta perilaku aman dan selamat dalam berkendara.
Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar